Idul Fitri dalam Terminologi Fiqh

Idul Fitri berasal dari bahasa Arab "العيد الفطر" yang artinya "kemballi suci".Bagi siapapun yg menjalankan puasanya dengan penuh keimanan &ketaqwaan,sebagaimana dalam Hadis Rasulullah, من صام رمضان ايمانا وإحتسابا غفرله ماتقدّم من ذ نبه
maka dia akan diampuni segala dosa-dosanya yg telah lalu.Orang seperti itu dianggap telah kembali kepada fitrah, bagaikan anak yang baru dilahirkn, suci, bersih tanpa dosa. Orang yang puasa di bulan ramadhan dia bagaikan "من العائدين والفائزين". Artinya seseorang yang puasa di bulan Ramadhan, maka dia akan kembali dan menjadi pemenang. Ibarat dalam perang, orang yang menang, maka dia akan mendapatkan kebahagiaan, kedudukan, harta benda dan sebagainya.
Barang siapa yg berpuasa tidak dengan keimanan & ketaqwaan atau justru tidak berpuasa (tanpa 'illat/sebab) berarti seseorang tidak berhak untuk mendapatkan gelar "Idul Fitri" atau "من العائدين والفائزين"
Namun,apabila seorang hamba tersebut masih mendapatkan rahmat-rahmat yg lain(secara duniawi).
Semoga kita termasuk kedua-duanya.Amin.
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H. Mohon Maaf segala kesalahan.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

0 komentar:

Posting Komentar

 
© 2009 - Nur Cholis Suhaimi | Designed by Kent

Home | Kembali ke Atas